Wake Up and Smell the Coffee!
Wow kemaren sempat mellow sekali sampai posting keputusasaan hehehe...tapi itu wajar lah ya...dalam hidup dan berusaha pasti ada ups and downs nya...dan beberapa bulan ini terutama beberapa minggu ini, rasanya kepalanya mau pecah dengan masalah yang sulit sekali diselesaikan. Makin ingin menyelesaikan sendiri, makin tambah runyam dan kejebak. Akhirnya butuh pertolongan, tapi dengan risiko menyusahkan orang lain. Perasaan yang sangat tidak diinginkan adalah telah menyulitkan dan melibatkan orang lain dalam masalah kita. Tapi, meskipun ingin sekali dapat menyelesaikan sendiri dan menahan harga diri, rasanya hanya akan menyeret lebih banyak korban lagi. Jadi tidak apa-apa untuk berkata cukup dan menyerah, tapi dengan catatan harus bangkit lagi dan tetap berusaha. Jangan mengecewakan orang-orang yang telah membantu dan mendukung kita, dan menganggap masalah sudah selesai ketika kita dibantu. Bantuan itu tetap harus dibalas, meskipun baru bisa dengan rasa penyesalan kita yang sungguh-sungguh, tapi harus terus beranjak menjadi sesuatu yang berarti, sehingga kita dapat mengganti sepenuhnya kebaikan mereka.
Aku adalah seorang ibu dari satu anak yang masih balita dan masih mempunyai suami yang masih aktif bekerja, meskipun kami berdua sudah tidak terlalu muda lagi, tapi juga belum terlalu tua untuk menghadapi suatu rintangan dan berusaha bangkit lagi. InsyaAllah rezeki di tangan Allah SWT. Dan aku akan terus bepasrah diri pada Nya dan berdoa serta berikhtiar.
Jadi, please stop mellowing (is its a word?), and wake up smell the coffee, seperti pepatahnya... aku ga tahu pepatah siapa itu, tapi kurang lebih seperti itu lah. Dan tidak ada salahnya, aku memang suka kopi ;)
So, I'm a baker! ini adalah line up kue-kue aku yang baru-baru saja dipesan dan juga mungkin beberapa yang sudah lewat beberapa waktu lalu. Tapi tetap enak kok untuk dilihat :)






















Komentar
Posting Komentar